Assalamualaikum..
Kisah ini adalah kisah perjalanan cinta saya sendiri. Sebelumnya saya minta maaf jika nanti dalam tulisan ini menyinggung hati seseorang. Karna semua manusia bersifat lain lain dan punya kekurangan masing-masing.
Cerita ini dimulai saat aku menemukan seorang yang aku anggap cinta pertamaku. Dia (sebut saja eka)karna pertama biar mudah nyebutnya.. Hehe 😁
Eka adalah saudara sepupu teman kerjaku. Dan temankulah yang mengenalkannya padaku. Cocok pikirnya.
Aku hanya diberitahu seperti apa Eka dan hanya dikasih nomer handphonenya saja saat itu. Kita kenalan lewat sms dan kadang telfon. Meski jarang telfon sebenernya. Makin lama aku rasa nyambung sama Eka. Dan kita ada kesempatan bertemu. Ketika waktu itu Eka kerumah kakaknya. Seperti biasa saat hari raya Idul Fitri qda acara halal bihalal kerumah-rumah saudara. Kita sudah janjian, jadi. Saat Eka kerumah kakaknya aku jg kesana,tp aku sama temanku. Secara temanku adalah sepupunya.. Biasa, modus cinta.. Hehe 😁
Waktu sangat singkat. Kami hanya bertemu beberapa menit.bahkan hanya beberapa detik. Karna Eka harus kerja. Dan kakaknya jg blm tau jika maksud kedatanganku untuk bertemu dengan Eka. Hanya beberapa patah kata. Seuntai senyuman.
Setelah pertemuan itu aku merasa jatuh cinta dengannya. Dan aku rasa Eka jg. Waktu berjalan kami sms sudah seperti punya hubungan special meski tak ada kata kita pacaran. Kalu jaman sekarang mungkin namanya HTS (hubungantanpastatus) namun kita sudah punya komitmen saling setia.
Bisa dibilang aku ini cowok romantis.. Hehehe kepedean..
Karna apa aku slalu menghawatirkannya kemanapun dia pergi. Dan tak jarang saat Eka ulang tahun aku kirimkan kado atau saat valentine ku kirim bunga. Hubunganku dengannya sudah lama berlangsung meski kita tidak pernah bertemu. Hanya 1 kali.. Dan kedua kalinya saat aku mengantar kado ulang tahunnya sendiri. Karna aku ingin bertemu dengannya lagi. Sama seperti pertemuan pertama,hanya sekejap bertemu.
Bulan bulan berlalu tanpa terasa hampir 1tahun mungkin. Aku bilang kepadanya untuk menjadi pacarku.. Namun dia menolak dengan alasan kakak laki-lakinya melarang dia pacaran. Mengingat dia masih belum dewasa. Saat itu dia berumur 19 tahun aku berumur 20 tahun. Sebenarnya dia slalu bilang sama aku jika aku adalah orang yang tepat menjadi pendamping hidupnya. Tp dia tak pernah berani mengabaikan kakaknya.
Akhirnya aku bilang ke dia untug backstreet (hubungan tanpa diketahui orang lain).
Tetap saja dia tidak mau.
Meski pernah aku memberanikan diri datang kerumahnya sekalipun nanti aku dihajar sama kakaknya. Ga takut lah pikirku..
Dan saat itulah aku mengalami yang namanya patah hati,sungguh hancurnya perasaan ini yang belum pernah merasakan sebelumnya. Karna saat dia bilang tdk berani menerobos perintah kakaknya dia menjauhiku. Aku tidak tau saat itu apa yang dia rasakan. Namun yang aku rasakan adalah tak pernah menyerah. Slalu dan slalu menghubunginya meski tak ada respon dari dia. Sampai pernah saya dibilang gila sama dia. Dan memang gila. Cinta itu gila.. Dan nomernya tak pernah aktif setelahnnya. Aku seperti stress. Ga nafsu makan. 1hari kadang cuman 1 kali saat sore saja.
Akhirnya aku berfikir kenapa aku tak puasa saja. Kan sama-sama ga makan. Tp kalau puasa kan dapat pahala. Hanya 3hari aku puasa. Aku sudah dimarahi sama temen kerjaku.. Aku kerja di rumah makan. Jadi temanku ibu-ibu jg ada. Dan pastinya lebih memperhatikanku seperti keluarga sendiri..
Waktu move on ku begitu lama. Dan dalam waktu itu aku tetap berharap dia akan kembali dan memintaku untuk menjadi imamnya..
Tak pernah hilang rasa cinta itu. Kulalui dengan kuperbanyak bergaul dengan teman. Hingga muncul seseorang.. Bersambung
Tidak ada komentar:
Posting Komentar